Seperti beberapa tipe routing yang lain, pada IS-IS juga bisa dibuat autentikasi. Langsung saja kita buat LABnya, masih menggunakan topologi sebelumnya.  Kita set autentikasinya pada interface R2 dan R3 yang saling terhubung.

topologi isis

1. Set IP interface dan routingnya seperti lab sebelumnya.

2. Set autentikasinya, pada saya ini saya mencoba pada interface R2 dan R3 yg terhubung langsung.

R3(config)#key chain idn  (mengaktifkan manajemen key pada router) (idn merupakan nama kuncinya)
R3(config-keychain)#key 1  (identifier key nya)
R3(config-keychain-key)#key-string idnmd5  (idn md5 merupakan passwordnya)
R3(config)#int fa0/0
R3(config-if)#isis authentication mode md5 level-2  (mengaktifkan autentikasi md5 pada interface)
R3(config-if)#isis authentication key-chain idn  (idn itu password autentikasinya)
R2(config)#key chain idn
R2(config-keychain)#key 1
R2(config-keychain-key)#key-string idnmd5
R3(config)#int fa0/1
R3(config-if)#isis authentication mode md5 level-2
R3(config-if)#isis authentication key-chain idn

3. Verifikasi

Pastikan semua router bisa saling ping

ping r1

Cek routing tabelnya pastikan semua IPnya sudah masuk.

sh ip route r3

Pastikan semua interface dan protokol isis sudah adjaceny dengan baik.

sh clns r2