ISIS (Intermediate System to Intermediate System) memiliki 3 buah level yaitu, level 1, level 2 dan level 1/2. Level 2 merupakan area backbone, atau yg di OSPF sering disebut dengan area 0. Level 1/2 digunakan untuk menghubunkan antara Level 2 dan Level 1.

Kali ini kita akan membuat ISIS Level 2, ikuti topologi di bawah ini.

topologi isis

 

Petunjuk LAB

1. Set IP pada semua router sesuai dengan topologi di atas.

config int r1

config int r2

config int r3

 

2. Set routing ISIS nya.

R1(config)#router isis
R1(config-router)#net 49.0001.0010.0100.1001.00   (ini merupakan area pada ISIS, nilainya bergantung pada loopback)
R1(config-router)#is-type level-2-only    (mengaktifkan ISIS L2)
R1(config-router)#int fa0/0
R1(config-if)#ip router isis     (setting router isis pada interface)
R1(config-if)#int lo0
R1(config-if)#ip router isis

R2(config)#router isis
R2(config-router)#net 49.0001.0020.0200.2002.00
R2(config-router)#is-type level-2-only
R2(config-router)#int fa0/0
R2(config-if)#ip router isis
R2(config-if)#int lo0
R2(config-if)#ip router isis
R2(config-if)#int fa0/1
R2(config-if)#ip router isis

R3(config)#router isis
R3(config-router)#net 49.0001.0030.0300.3003.00
R3(config-router)#is-type level-2-only
R3(config-router)#int fa0/0
R3(config-if)#ip router isis
R3(config-if)#int lo0
R3(config-if)#ip router isis

 

Verifikasi

Lakukan ping ke semua loopback router, pastikan reply

ping r1

Lakukan traceroute untuk mengetahui lewat jalur mana saja trafik itu.

tracer r1

Lihat routing tabelnya, pastikan semua IP sudah masuk, terlihat jenis Level 2 yang digunakan oleh ISIS

sh ip route r3

 

Lihat neighbor dari router, untuk melihat interface mana saja yang aktif.

sh isis nei r2

Pada ISIS juga memiliki database seperti pada OSPF.

sh isis database r2