Tag Archive: multilevel IS-IS


IS-IS Route Leaking

Kondisi defaultnya ISIS Level 2 akan membocorkan routingnya ke Level yang lain, dan pada ISIS Level 1 defaultnya tidak membocorkan routingnya. Pada lab kali ini kita akan mengubah kondisi defaultnya, jadi L2 dibuat tidak membocorkan routingya dan L1 dibuta bisa membocorkan routingnya.

Buat topologi seperi di bawah ini.

topologi

Petunjuk LAB

1. Masih menggunakan konfigurasi pada lab multilevel IS-IS sebelumunya, bisa dilihat disini.

 

2. Tambahkan konfigurasi berikut ini pada R2

R2(config)#router isis
R2(config-router)#net 49.0001.0020.0200.2002.00
R2(config-router)#redistribute isis ip level-1 into level-2 distribute-list 101   (merubah level IS-IS dari L1 ke L2, kemudian dimasukkan pada rule access-list 101)
R2(config-router)#redistribute isis ip level-2 into level-1 distribute-list 100  (merubah level IS-IS dari L2 ke L2, kemudian dimasukkan pada rule access-list 100)
!
R2(config)#access-list 100 permit ip host 3.3.3.3 host 255.255.255.255  (memperbolehkan host 3.3.3.3 untuk dapat berkomunikasi)
R2(config)#access-list 101 deny ip host 1.1.1.1 host 255.255.255.255  (melarang host 1.1.1.1 untuk berkomunikasi)
R2(config)#access-list 101 permit ip any any (memperbolehkan IP selain 1.1.1.1 untuk dapat berkomunikasi)

 

3. Verifikasi

Cek routing tabelnya, telah terjadi perubahan dari sebelumnya.

sh ip route r1

sh ip route r3

Lakukan ping dari R3 ke R1 dan lihat hasilnya.

ping r3 ke r1

 

Apabila dilakukan show run pada R2 akan terlihat sebagai berikut.

sh run r2

Pada lab kali ini kita akan mencoba menggabungkan beberapa level IS-IS menjadi satu jaringan yang dapat saling berkomunikasi. Buat topologi seperti di bawah ini.

topologi

 

Petunjuk lab

1. Konfigurasikan IP dan routing, sesuaikan level dan area seperti gambar di atas

Router R1

R1(config)#interface Loopback0
R1(config-if)#ip address 1.1.1.1 255.255.255.255
R1(config-if)#ip router isis
R1(config-if)#isis circuit-type level-1
!
R1(config-if)#interface FastEthernet0/0
R1(config-if)#ip address 12.12.12.1 255.255.255.0
R1(config-if)#ip router isis
R1(config-if)#isis circuit-type level-1
!
R1(config-if)#router isis
R1(config-router)#net 49.0001.0010.0100.1001.00
R1(config-router)#is-type level-1

 

Router R2

R2(config)#interface Loopback0
R2(config-if)#ip address 2.2.2.2 255.255.255.255
R2(config-if)#ip router isis
!
R2(config-if)#interface FastEthernet0/0
R2(config-if)#ip address 12.12.12.2 255.255.255.0
R2(config-if)#ip router isis
R2(config-if)#isis circuit-type level-1
!
R2(config-if)#interface FastEthernet0/1
R2(config-if)#ip address 23.23.23.2 255.255.255.0
R2(config-if)#ip router isis
R2(config-if)#duplex auto
R2(config-if)#speed auto
R2(config-if)#isis circuit-type level-2-only
!
R2(config-if)#router isis
R2(config-router)#net 49.0001.0020.0200.2002.00

 

Router R3

R3(config)#interface Loopback0
R3(config-if)#ip address 3.3.3.3 255.255.255.255
R3(config-if)#ip router isis
R3(config-if)#isis circuit-type level-2-only
!
R3(config-if)#interface FastEthernet0/0
R3(config-if)#ip address 23.23.23.3 255.255.255.0
R3(config-if)#ip router isis
R3(config-if)#isis circuit-type level-2-only
!
R3(config-if)#router isis
R3(config-router)#net 49.0002.0030.0300.3003.00
R3(config-router)#is-type level-2-only

 

2. Verifikasi

Lihat neighbor pada masing – masing router, pastikan kondisinya UP semua. Kita juga bisa melihat tipe level IS-IS yg digunakan.

sh isis nei r1

sh isis nei r2

sh isis nei r3

Lakukan ping ke semua IP loopback router, pastikan reply.

ping r1

ping r3

 

Lihat routing tabelnya, pastikan semua IP router lawan sudah masuk.

sh ip route r1

sh ip route r2

sh ip route r3

 

Lakukan tracer untuk melihat jalur yang dilewatinya.

tracer r1

tracer r3

 

Cek database is-isnya dari semua router.

sh isis database r1

sh isis database r2

sh isis database r3